Cara Membuat Virtual Drive 15 GB di Windows Server 2003, Konfigurasi Database PHP, dan Mengaktifkan Read Only pada index.php
Pada artikel ini, saya akan menjelaskan langkah-langkah membuat virtual drive 15 GB di Windows Server 2003 melalui VirtualBox, mengonfigurasi database PHP menggunakan XAMPP dan phpMyAdmin, serta mengaktifkan attribute Read Only pada file index.php.
Tutorial ini dibuat sebagai dokumentasi praktik agar proses konfigurasi dapat dipahami secara runtut, mulai dari penambahan storage, pengaturan database, sampai pengamanan file menggunakan fitur Read Only.
Perangkat dan Aplikasi yang Digunakan
Sebelum memulai, beberapa perangkat dan aplikasi yang digunakan dalam praktik ini adalah:
- Oracle VM VirtualBox.
- Windows Server 2003.
- XAMPP.
- phpMyAdmin.
- Folder project PHP dari dosen.
- File database dengan format SQL.
- Command Prompt.
-
File
index.phpdankoneksi.php.
1. Cara Membuat Virtual Drive 15 GB di Windows Server 2003
Virtual drive digunakan sebagai media penyimpanan tambahan pada mesin virtual. Pada praktik ini, virtual drive dibuat dengan kapasitas 15 GB melalui pengaturan storage di VirtualBox.
Langkah-langkah Membuat Virtual Drive:
1. Buka Oracle VM VirtualBox Lalu Pilih mesin virtual Windows Server 2003.
2. Cara Mengonfigurasi Database PHP 7 Menggunakan XAMPP dan phpMyAdmin
Setelah virtual drive berhasil dibuat, langkah berikutnya adalah mengonfigurasi database PHP menggunakan XAMPP dan phpMyAdmin. Proses ini dilakukan agar website dapat terhubung dengan database dan bisa dijalankan melalui localhost.
Langkah-langkah Konfigurasi Database:
3. Cara Mengaktifkan Attribute Read Only pada File index.php
Attribute Read Only digunakan untuk membatasi perubahan pada file. Jika fitur ini aktif, file index.php tidak dapat diubah secara langsung sebelum attribute tersebut dinonaktifkan kembali.
Ada dua cara yang dapat digunakan, yaitu melalui Command Prompt dan melalui menu Properties.
Cara Pertama: Menggunakan Command Prompt
index.php. Setelah berada di folder yang benar, jalankan perintahnya lalu tekan Enter. 3. File index.php sekarang sudah berada dalam mode Read Only. File tidak
dapat diubah secara langsung selama attribute Read Only masih aktif. Cara Kedua: Menggunakan Properties File
index.php berada. Klik kanan pada file index.php, Lalu pilih Properties. 2. Centang bagian Read-only, Klik Apply, Klik OK.
3. File index.php sudah berhasil diubah menjadi Read Only.
Kesimpulan
Berdasarkan praktik yang telah dilakukan, virtual drive berkapasitas 15 GB berhasil dibuat dan digunakan pada Windows Server 2003 melalui VirtualBox. Proses pembuatan virtual drive dilakukan melalui menu Storage, kemudian dilanjutkan dengan pengaturan partisi dan format disk melalui Disk Management.
Selain itu, konfigurasi database PHP 7 juga berhasil dilakukan menggunakan XAMPP dan phpMyAdmin. Proses ini meliputi pemindahan folder project ke direktori htdocs, pengaturan file koneksi, pembuatan database, import file SQL, serta pengujian website melalui localhost.
File index.php juga berhasil diamankan menggunakan attribute Read-Only. Pengaturan ini dapat dilakukan melalui Command Prompt dengan perintah attrib +R index.php atau melalui menu Properties pada file. Dengan mengaktifkan Read-Only, file tidak dapat diubah secara langsung sebelum attribute tersebut dinonaktifkan kembali.
Dengan demikian, seluruh proses mulai dari pembuatan virtual drive, konfigurasi database, hingga pengamanan file berhasil dilakukan secara berurutan dan sesuai dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan.














































Komentar
Posting Komentar